Jangan Asal Pilih Teddy Bear, Begini Cara Aman Pilih Boneka untuk Anak!

Kalau bicara tentang boneka, tentu kita sangat familiar dengan teddy bear. Boneka teddy bear seolah menjadi pilihan saat ingin memberikan boneka kepada anak ataupun kepada keponakan, entah sebagai teman bermain atau untuk memberikan kado. Padahal memberikan boneka kepada anak tidak boleh sembarangan. Tidak sekadar lucu atau mudah dipeluk, ada banyak pertimbangan yang harus dilakukan saat memilih boneka untuk anak.

Mengapa tidak boleh asal pilih? Boneka pada dasarnya berfungsi sebagai salah satu bentuk stimulus yang bisa memaksimalkan rangsangan pada kecerdasan anak Anda. Untuk itu, memilihnya tidak bisa sembarangan. Berikut adalah cara aman yang bisa Anda lakukan ketika memilih boneka untuk anak!

Jangan Asal Pilih Teddy Bear, Begini Cara Aman Pilih Boneka untuk Anak!

  1. Terbuat dari bahan yang aman

Pastikan boneka yang Anda pilih untuk anak Anda terbuat dari bahan bebas kimia yang berbahaya. Keamanan ini perlu diperhatikan lantaran anak-anak memiliki kecenderungan untuk memasukkan berbagai benda ke dalam mulutnya. Untuk itu, Anda harus memastikan tidak ada bahan beracun yang terdapat pada boneka yang Anda berikan untuk anak Anda. Anda wajib menghindari boneka yang mengandung plastic PVC ( polyvinyl chloride). Mengapa? PVC mengandung zat-zat karsinogenik (vinyl chloride, dioksin, dan phthalates) yang sangat berbahaya bagi kesehatan anak Anda.

  1. Jangan gunakan baterai

Akan lebih bijak jika Anda membelikan boneka yang tak bisa bersuara. Jangan sampai Anda memilih boneka yang bisa bersuara dengan tenaga baterai. Hal ini dimaksudkan agar anak Anda bisa terus berkembang imajinasi dan kreativitasnya dalam menghidupkan karakter atau tokoh yang ada pada boneka saat dimainkan. Jika boneka yang Anda berikan menggunakan baterai, biasanya anak hanya terpaku pada satu karakter saja dan sulit mengembangkannya.

  1. Kenalkan dengan keberagaman

Pilihlah boneka dengan jenis kelamin yang berbeda, misalnya laki-laki dan perempuan. Anda juga bisa memilihkan boneka-boneka hewan dengan beragam jenisnya. Dengan perbedaan bentuk seperti itu, anak Anda akan diajak untuk mengenai berbagai keberagaman sejak dini sehingga bagus untuk tumbuh kembangnya saat sosialisasi nantinya.

  1. Sesuaikan dengan kepribadian anak

Dalam sebuah penelitian disebutkan bahwa boneka mampu memberikan dampak dan pengaruh secara psikologis dalam pembangunan karakter anak-anak. Hal ini terjadi karena ada interaksi antara anak dengan bonekanya sehingga mampu merangsang rasa simpati dan empati pada anak.

Baca Juga :  6 Rekomendasi Film Sci-fi Terbaik untuk Para Pecinta Film

Untuk itu, memilih boneka sesuai dengan kepribadian anak adalah hal yang wajib dilakukan. Misalkan anak Anda memiliki kepribadian yang penyayang, boneka berbentuk bayi bisa menjadi pilihan. Sedangkan jika anak Anda ingin bersosialisasi dengan teman sebayanya, boneka fashion seperti barbie menjadi pilihan yang tepat.

Jenis kelamin juga patut Anda perhatikan. Anak laki-laki akan lebih cocok diberikan boneka dengan beragam karakter kartun laki-laki seperti super hero, sedangkan anak perempuan akan lebih cocok diberikan boneka dengan kartun perempuan atau hewan-hewan lucu dengan pilihan warna pink.

  1. Pilih yang sesuai ukuran tubuh anak

Ukuran boneka yang terlalu besar akan membuat anak kesulitan memainkannya atau bahkan bisa jadi anak Anda kan ketakutan dengan boneka tersebut. Tidak disarankan juga memilih boneka yang terlalu kecil karena bisa dimasukkan ke dalam mulut anak Anda. Untuk itu, penting bagi Anda memilih ukuran boneka yang bisa dimainkan anak-anak sesuai dengan ukuran tubuh anak Anda.

  1. Sesuaikan dengan umur anak

Biasanya pada label boneka ada keterangan usia berapa boneka tersebut bisa dimainkan. Label boneka tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi Anda mengingat bermain boneka bisa meningkatkan kemampuan sosial dan kedewasaan anak. Jika Anda memilihkan mainan yang tidak sesuai dengan kategori usianya, hal tersebut  bisa membahayakan tumbuh kembang anak Anda.